Monday, April 4, 2016

Hukum Peringatan Malam Isra' dan Mi'raj

0

Tidak diragukan lagi, bahwa Isra' dan Mi'raj merupakan tanda dari Allah yang menunjukkan atas kebenaran Rosul-Nya Muhammad saw, dan keagungan kedudukannya disisi Tuhannya, selain juga membuktikan atas kehebatan Allah dan kebesaran kekuasaan-Nya atas semua makhluk.

Firman Allah :
Maha suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-masjidil Haram ke Al-Masjidil Aqsa yang telah kami berkahi sekelilingnya, agar kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha Melihat (Q.S.17:1)

Tentang malam saat diselenggarakan Isra' dan Mi'raj itu belum pernah diterangkan penentuan (waktunya) oleh Rosululloh, tidak pada bulan rajab, atau (pada bulan) lain. Jikalau ada penentuan maka itupun bukan dari Rosululloh saw, menurut para ahli ilmu. Hanya Allah yang mengetahui akan hikmah pelalaian manusia.
Seandainya ada hadits yg menentukan Isra' dan Mi'raj tetap tidak boleh bagi kaum muslimin untuk mengkhususkan dengan ibadah-ibadah tertentu, selain juga tidak boleh mengadakan upacara perkumpulan apapun, karena Rosululloh dan para sahabatnya tidak pernah mengadakan upacara-upacara seperti itu dan tidak pula mengkhususkan suatu ibadah apapun dimalam tersebut.

Nabi Muhammad adalah orang yang paling banyak memberi nasehat kepada manusia, beliau telah menyampaikan kerasulannya sebaik-baik penyampaian dan menjalankan amanat Tuhannya dengan sempurna. Oleh karena itu jika upacara peringatan malam isra' mi'raj dan pengagungannya itu dari agama Allah, tentu tidak akan dilupakan dan disembunyikan oleh Rosululloh saw. Tetapi dalam agama tidak ada upacara dan pengagungan isro' mi'raj tersebut.

Firman Allah :
"Pada hari ini telah kusempurnakan untuk kamu agamamu dan telah kucukupkan kepadamu nikmat-ku dan kuridloi Islam sebagai agama bagimu" (Q.S.5:3)

Dalam hadits shohih Rosulullohsaw telah memperingatkan kita agar waspada dan menjauhkan diri dari perbuatan bid'ah, dan dijelaskan bid'ah itu sesat, sebagai suatu peringatan bagi umatnya sehingga mereka menjauhinya, karena bid'ah itu mengandung bahaya yang sangat besar.

Dari A'isya ra dari Nabi Muhammad saw bahwasannya beliau bersabda : "Barang siapa mengada-adakan sesuatu perbuatan (dalam agama) setelahku, yang sebelumnya tidak pernah ada, maka tidak akan diterima
Dan dalam riwayat Muslim : Barang siapa mengerjakan suatu perbuatan yang belum pernah kami perintahkan, maka ia tertolak

Dari Jabir ra berkata: Bahwasannya Rosululloh saw pernah bersabda dalam khutbah jum'at: amma ba'du, Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitab Allah (Al-qur'an), dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad saw dan sejahat-jahat perbuatan (dalam agama) ialah yang diada-adakan dan setiap bid'ah yang diada-adakan itu adalah sesat (H.R.Muslim)

Kami berharap semoga dalil-dali yang telah kami sebutkantadi cukup memuaskan bagi mereka yang menginginkan kebenaran, mau meningkari perbuatan bid'ah, yakni bid'ah mengadakan upacara peringatan malam isra' dan Mi'raj dan sekalian kita waspada terhadapnya, karena sesungguhnya hal itu bukan dari ajaran Islam sama sekali. Tatkala Allah telah mewajibkan orang-orang muslim itu agar salingmenasehati dan saling menerangkan apa-apa yang telah disyariatkan Allah dalam agama serta mengharamkan penyembunyian ilmu, maka kami memandang perlu mengingatkan saudara-saudara kami dari perbuatan bid'ah ini yang telah menyebar di berbagai belahan bumi, sehingga dikira sebagian orang berasal dari agama.
Semoga Allah melimpahkan taufiq kepada kita semua untuk tetap berpegang teguh dengan agama yang haq. Amin

#Baca juga "Hukum Peringatan Malam Nisfi Sya'ban"

Hukum Upacara Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW

0

     Segala Puji bagi Allah, semoga Shalawat dan salam selalu terlimpahkan kepada junjungan kita Rosululloh SAW, keluarganya dan para sahabatnya serta orang-orang yang mendapat petunjuk dari Allah.
     Setelah itu berulang kali timbul PERTANYAAN  tentang hukum upacara (seremoni) peringatan maulid Nabi saw, mengadakan ibadah tertentu pada malam itu, mengucapkan salam atas beliau dan berbagai macam perbuatan lain.

JAWABNYA : bahwa tidak boleh mengadakan pesta/ kumpul-kumpul pada malam kelahiran Rosululloh saw, dan juga pada malam lainnya, karena hal itu merupakan suatu perbuatan baru (bid'ah) dalam agama.

Sebagaimana telah disabdakan dalam Haditsnya :
Dari Abdulloh ibnu Umar ra Rosululloh saw bersabda : "tidaklah Allah mengutus seorang Nabi, melainkan diwajibkan baginya agar menunjukkan kepada umatnya kepada jalan kebaikan yang telah diajarkan kepada mereka dan memperingatkan mereka dari kejahatan (hal-hal yang tidak baik) yang telah ditunjukkan kepada mereka."

Nabi Muhammad adalah Nabi terbaik diantara Nabi-Nabi lain, beliau merupakan penutup bagi mereka. Seorang Nabi yg paling lengkap dalam menyampaikan da'wah dan nasehatnya diantara mereka itu semua.
Jika seandainya upacara peringatan maulid datang dari agama yang dirindoi Allah, niscaya Rosululloh menerangkan kepada umatnya, atau beliau menjalankan semasa hidupnya atau paling tidak dikerjakan oleh para sahabat. Maka jika semua itu belum pernah terjadi, jelaslah bahwa hal itu bukan dari ajaran Islam sama sekali dan merupakan sesuatu hal yang diada-adakan (bid'ah), dimana Rosululloh sudah memperingatkan kepada umatnya supaya dijauhi seperti sabda beliau :
"Adapun sesudahnya: sesungguhnya sebaik-baik perkataan ialah kitab Allah (Al-Qur'an) dan sebaik-baik petunjuk, petunjuk Muhammad dan sejahat-jahat perbuatan (dalam agama) ialah yang diada-adakan (bid'ah), sedang tiap-tiap yang bid'ah itu kesesatan" (H.R. Muslim)

Berdasar dalil-dali inilah para ulama sepakat untuk mengingkari upacara peringatan maulid Nabi dan memperingatkan agar waspada terhadapnya. Tetapi orang-orang yg datang kemudian menyalahinya. Yaitu dengan membolehkan hal itu semua selama tidak mencakup suatu kemungkaran, seperti berlebih lebihan dalam memuji Rosululloh saw, bercampurnya antara laki-laki dan perempuan (bukan mahram), pemakaian alat musik dan lain sebagainya dari hal-hal yang menyalahi syariat. Mereka beranggapan bahwa ini semua adalah merupakan bid'ah hasanah. Sedangkan kaidah syariat mengatakan, bahwa segala sesuatu yang diperselisihkan oleh manusia hendaklah dikembalikan kepada Al-Qur'an dan sunnah Rosululloh (hadits)
Berarti jelas bahwa peringatan maulid bukan dari agama, tetapi ia adalah merupakan sesuatu perbuatan yang diada-adakan, perbuatan yang menyerupai hari-hari besar ahli kitab, yahudi dan Nasrani. Hal ini menjadi jelas bagi yang mau berfikir, berkemauan mendapatkan yang haq dan mempunyai keobyektifan dalam membahas, bahwa upacara peringatan maulid Nabi bukan dari ajaran agama islam melainkan merupakan bid'ah-bid'ah yang diada-adakan, dimana Allah memerintahkan Rosul-Nya agar meninggalkan dan memperingatkan agar waspada terhadapnya. Tak layak bagi orang yang berakal, tertipu karena perbuatan tersebut banyak dikerjakan oleh orang banyak diseluruh jagad raya, sebab kebenaran (haq) tidak bisa dilihat dari banyaknya pelaku (yang mengerjakannya), tetapi diketahui atas dasar dalil-dalil syara.


#baca juga :  BID'AH PERLU DI WASPADAI

Moga bermanfaat, terimakasih. Silahkan share dan follow qsuro.blogspot.com

Sunday, April 3, 2016

BID'AH PERLU DI WASPADAI

0

Apa itu Bid'ah dalam islam? Pengertian bid'ah dalam agama islam adalah suatu perbuatan baru  yang mengada-ngadakan dalam agama, Selain Rosululloh belum pernah mengerjakannya begitu pula Khulafaurrosyidin, para sahabat lain dan para Tabi'in yang hidup pada qurun paling baik. Mereka adalah kalangan orang-orang yang lebih mengerti terhadap sunnah, lebih banyak mencintai Rosululloh daripada generasi setelahnya yang benar-benar menjalankan syariatnya.

Rosululloh SAW bersabda "Barang siapa mengada adakan (sesuatu yang baru) dalam urusan (agama) kami yang (sebelumnya) tidak pernah ada, maka akan ditolak"

Dalam hadits lain beliau bersabda :
" Kamu semua harus berpegang teguh pada sunnah-Ku setelah (Al-Qur'an) dan sunnah Khulaifaurraasyidin yang mendapat petunjuk Allah sesudahku, berpeganglah dengan sunnah itu dan gigitlah dengan gigi gerahammu sekuat-kuatnya, serta jauhilah perbuatan baru (dalam agama), karena setiap perbuatan baru itu adalah bid'ah dan setiap bid'ah itu sesat (Riwayat: Abu Daud dan Tirmidzi)

Maka dalam dua hadits ini kita dapatkan sesuatu peringatan keras, yaitu agar kita BERWASPADA, jangan sampai mengadakan perbuatan bid'ah apapun, begitu pula mengerjakannya.

Firman Allah dalam kitab-Nya :
"Dan apa yang dibawa Rosul kepadamu, maka terimalah ia, dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah kera hukum-Nya"(Q.S. 59:7)

"Karena itu hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau adzab yang pedih" (Q.S. 24:63)

"Pada hari ini telah kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah kuridhoi Islam itu sebagai agama bagimu" (Q.S. 5:3)


#Baca juga : Hukum Upacara Peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW

     Dan masih banyak ayat-ayat yang lainnya, mengadakan sesuatu yang baru dalam agama seperti peringatan-peringatan ulang tahun. Berarti menunjukkan bahwasannya Allah belum menyempurnakan agama-Nya buat umat ini, berarti juga Rosululloh itu belum menyampaikan apa-apa yang wajib dikerjakan umatnya, sehingga datang orang-orang yang kemudian mengada-ngadakan sesuatu hal yang baru yang tidak diperkenankan oleh Allah. Dengan anggapan bahwa cara tersebut merupakan sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Tidak diragukan lagi, cara tersebut terdapat suatu yang bahaya besar, lantaran menentang Allah SWT, begitu pula (lantaran) menentang Rosululloh. Karena sesungguhnya Allah telah menyempurnakan agama ini bagi hamba-Nya, dan telah mencukupkan nikmat-Nya untuk mereka.

Demikian tentang bid'ah jadi kita harus waspada tentang bid'ah itu dalam agama islam

Keutamaan Dzikir Asma'ul Husna

0

Asma'ul Husna adalah nama nama Allah didalam Al-Quran. Istilah Asma'ul Husna  dikemukakan oleh Allah SWT dalam firman-Nya (Al Quran)

ٱللهُ لا إِلهَ إِلاَّ هُوَ لَهُ الْأَسْماءُ الْحُسْنى
"Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Dia mempunyai Asmaa'ul Husna (nama-nama yang baik)"
(Q.S. Thaha:8).

"Katakanlah (olehmu Muhammad): Serulah Allah atau serulah Ar-Rahman. Dengan nama yang mana saja kamu seru, Dia mempunyai al Asmaa'ul Husna (nama-nama yang terbaik)..."
(Q.S Al-Israa': 110)

"Allah memiliki Asmaul Husna, maka memohonlah kepada-Nya dengan menyebut nama-nama yang baik itu..."
(QS. Al-A'raaf : 180).

Jumlah Asmaul Husna ada 99 nama, sebagaimana disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Tirmidzi, diperkuat dengan hadits riwayat Bukhari.

Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya Allah Swt mempunyai 99 nama, yaitu seratus kurang satu, barangsiapa menghitungnya (menghafal seluruhnya) masuklah ia kedalam surga"
(HR. Bukhari).

Muhammad itu bukanlah bapak dari seseorang di antara kamu, tetapi dia adalah utusan Allah dan penutup para nabi. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
QS. 33:40

Wahai orang-orang yang beriman!
Ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya, dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan para malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), agar Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman.
QS. 33:41-43

Wahai Nabi! Sesungguhnya Kami mengutusmu untuk menjadi saksi, pembawa kabar gembira, dan pemberi peringatan, dan untuk menjadi penyeru kepada (agama) Allah dengan izin-Nya dan sebagai cahaya yang menerangi. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang mukmin bahwa sesungguhnya bagi mereka karunia yang besar dari Allah. Dan janganlah engkau menuruti orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, janganlah engkau hiraukan gangguan mereka dan bertawakallah kepada Allah. Dan cukuplah Allah sebagai pelindung.
QS. 33:45-48

Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.
QS. 33:56

Sesungguhnya (terhadap) orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatnya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan azab yang menghinakan bagi mereka. Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin laki-laki dan perempuan, tanpa ada kesalahan yang mereka perbuat, maka sungguh, mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.
QS. 33:57-58

Wahai Nabi! Katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan istri-istri orang mukmin, "Hendaklah mereka menutupkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, sehingga mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
QS. 33:59

Friday, April 1, 2016

Dzikir Supaya Bisa Ibadah UMROH dan HAJI

0


Umroh haji dan Ibadah Haji adalah merupakan keinginan setiap umat islam didunia ini. Bagaimana seorang yang sudah siap mental rohani dan jasmaninya  untuk menunaikan rukun islam yang ke 5 itu bisa terlaksana tanpa adanya biaya? Semuanya itu pastilah memungkinkan kalo memang Allah sudah berkehendak, menunaikan ibadah haji pastilah bisa. Selain berusaha dengan bekerja mengumpulkan rejeki kita juga  berdoa berdzikir memohon kepada Allah agar terkabul kajatnya untuk bisa menunaikan ibadah umroh dan haji. Diantara doa dan dzikir yang bisa kita lakukan adalah sebagai berikut ;
Masing masing dibaca 3x

#DOA PENGANTAR TALBIYAH

Labbaikallaaahumma labbaiik,
Labbaika laa sariika lak
Labbaiika innal hamdaa
Walmulka laa sariikalak
Labbaiika innal hamdaa
Walmulka laa sariikalak

#DOA MIFAHUL JANNAH

Miftahul jannah La ilaha illaAllah
Miftahul jannah La ilaha illaAllah
La ilaha illaAllah Muhammadun Rosulullah

#DOA HIZBUL AUTADZ

Allahul Kaa-fi
robbunal kaa-fi
qosodnal kaa-fi
wajadnal kaa-fi
likullin kaa-fi
kafaa-nal kaa-fi
wa ni’mal kaa-fi
Alhamdulillah

Hasbunallahu
Wa Ni’mal wakiil
Ni’mal maula
wani’man nashiir
Hasbunallahu
Wa Ni’mal wakiil
Ni’mal maula
wani’man nashiir

Wa Kafallahul
Mukminiinal Qitaal
Wa Kafallahul
Mukminiinal Qitaal
Wa Kafallahul
Mukminiinal Qitaal
Amiin
Yaa Allah
Robbal ‘Alamiin

#Subhanallah wAlhamdulillah waLaa ilaha illallah wAllahu akbar

#DOA TALBIYAH

Labbaikallaaahumma labbaiik,
Labbaika laa sariika laka labbaiik,
innal hamda
wanni'mata
laka walmulk
laa sariikalak

#(QS AR-ROHMAN: 17)
Setelah dzikir diatas barulah kita berdoa 3x  sesuai permintaan kita.

Dzikir diatas dibaca secara continue sehabis sholat fardlu isya' dan kita juga berdoa  moga Allah memberikan jalan dan kemudahan bisa menunaikan ibadah umroh dan Haji.
Selamat menjalankan, Moga dengan amalan diatas kita bisa diberikan kemudahan dan jalan menuju baitulloh untuk beribadah umroh dan haji , amin

OBAT AMBEIEN YANG SANGAT AMPUH

0



Ambeien yaitu suatu penyakit yang menyerang anus. Ambeien berlangsung lantaran disebabkan pembengkakan yang berjalan pada anus. Ambeien sendiri dikelompokkan ke dua type yakni ambeien luar dan ambeien dalam.

Sebenarnya penyebab penyakit ambeien ini ada bermacam type salah satunya yakni karena duduk yang terlalu lama dan kurangnya berolahraga. Memang ambeien tdk termasuk juga ke penyakit kronis dan penyakit mematikan seperti penyakit kanker atau penyakit jantung, walau demikian apabila penyakit ambeien dibiarkan terus menerus dapat menyiksa pasien jika sudah ada pada rentang akhir jalan pengobatan satu-satunya cuma operasi. Karena itu sebelum ambeien kronis dan menuntut pasien untuk operasi, pasien harus mengatasi penyakit ini dan mengobatinya.

Sekarang ini mengobati penyakit ambeien dapat ditangani dengan lakukan pengobatan herbal. Diketemukan banyak obat herbal yang dapat menangani penyakit ambeien lewat cara ampuh. Lantas obat herbal apa pun yang bisa ampuh menangani dan mengobati penyakit ambeien?

Obat Herbal Tangani Ambeien
Tuhan membuat satu penyakit dan memberi juga penawarnya. Penawar untuk memudahkan dan mengobati penyakit ambeien lewat cara herbal dapat kita lakukan dengan beberapa bahan alam dibawah ini.

Bunga Cocor Bebek
Berdasar pada suatu penelitian yang dilakukan, bunga cocor bebek memiliki kandungan farmatologis yang dapat mengatasi rasa sakit dan mengobati ambeien. Kandungan farmatologis dalam bunga cocor bebek ini bertindak juga sebagai anti radang, kurangi pembengkakan, serta mendirikan ambeien yang sudah kronis.

Langkah menangani ambeien dengan cocor bebek yakni dengan menyediakan 50 lembar bunga cocor bebek dan jemur hingga kering. Lalu tumbuk halus dan seduh menggunakan air panas dan mengkonsumsi 3 kali sehari.

Daun Pegagan
Daun pegagan memiliki kandungan didalamnya yang bertindak menyejukkan serta kurangi rasa nyeri pada penyakit ambeien. Langkah memakai pegagan juga sebagai ramuan ambeien yakni mengambil beberapa daun pegagan lantas menyeduhnya dalam satu gelas air. Minumlah dan buat ramuan ini untuk diminum 3 kali sehari sampai ambeien anda sembuh.

Itulah beberapa Obat Tradisional Ampuh Tangani Ambeien yang dapat kita gunakan untuk mengatasi penyakit ambeien. Coba dan peroleh faedah dalam obat herbal itu.
Semoga informasi ini bermanfaat.

Wednesday, March 30, 2016

Doa Agar Bisa Membayar Hutang

0



     Sering kita alami perasaan bingung, resah dan gelisah melanda pikiran Anda.
Makan tak enak, tidur pun tak nyenyak.
Siang hari terasa sebagai aib, malam hari terasa sebagai siksaan. Begitulah rasannya orang terbelit hutang yang begitu banyaknya.  Sempat terpikir untuk kabur saja, namun itu pun bukan solusi bijak, ternyata tumpukan hutang yang menjadi penyebabnya.

Jika Anda tengah mengalaminya, ingatlah pada Allah.
Allah yang Maha Kaya dan Maha Pengasih tentu akan memberikan pertolonganNya.
Mintalah pertolonganNya melalui do’a ini saat terlilit hutang.

Abu Said Al Khudri mengisahkan: “Suatu hari Rasulullah SAW masuk masjid,
disana beliau menemukan ada seorang sahabat bernama Abu Umamah yang sedang duduk.

Beliau bertanya:
“Wahai Abu Umamah,
kenapa aku melihat engkau sedang duduk di luar waktu salat?”

Ia menjawab:
“Aku bingung memikirkan hutangku, wahai Rasulullah.”

Beliau berkata:
“Maukah aku ajarkan kepadamu sebuah do’a yang apabila engkau membacanya,
maka Allah ta’ala akan menghilangkan kebingunganmu dan melunasi hutangmu?”

‘Tentu wahai Rasulullah’

Beliau bersabda:
“jika kau berada di waktu pagi maupun sore bacalah do’a ini:

“Allohumma inni a’udzubika minal hammi wal hazani,
wa a’udzubika minal ‘ajzi wal kasali,
wa a’udzubika minal jubni wal bukhli, wa a’udzubika min ghalabatiddaini wa qahrirrijali”

(Ya Allah,
sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih.
Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas,
Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir.
Dan aku berlindung kepada Engkau dari tekanan hutang dan kesewenang-wenangan manusia)

Abu umamah berkata:
“Setelah membaca do’a tersebut, Allah ta’ala berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.”
(HR Abu Dawud).

Besar pasak dari pada tiang. Itulah kondisi kebanyakan masyarakat kita. Penghasilan yang diperoleh dari jalan usaha kerja keras seharian tidak sebanding dengan bengkaknya pengeluaran yang harus ditutupi. Rupiah yang terkumpul hanya beberapa lembar saja, yang langsung habis hari itu juga untuk dibelikan berbagai kebutuhan.

Jika sudah demikian, berhutang dapat menjadi salah satu jalan untuk menyambung hidup.
Berhutang bukan sesuatu yang dilarang dalam agama Islam.
Boleh-boleh saja berhutang pada orang, asalkan kita berusaha sekuat tenaga sungguh-sungguh untuk melunasi hutang tersebut.

Jika pelunasan hutang ditangguhkan dari hari ke hari maka hutang yang enteng akan semakin berat bertumpuk.
Akhirnya kita pun terlilit hutang yang tak kunjung bisa dibayar.
Namun ada pula orang yang memang sudah bersungguh-sungguh untuk melunasi hutangnya, akan tetapi sempitnya rezeki yang diperoleh tetap membuatnya jatuh dalam belenggu lilitan hutang.

Apapun penyebab kita terjerumus dalam lilitan hutang, ada baiknya kita selalu ingat hadist riwayat Abu Daud di atas.
Dari hadist tersebut kita dapat pahami bahwa do’a adalah salah satu solusi ketika dililit hutang.
Mohonlah pertolongan Allah, Dzat yang maha berkuasa atas segala-galanya.

Ingat solusi hutang bukanlah kabur melarikan diri atau memutuskan untuk gantung diri.
Sadarkah wahai saudara muslimku, lari dari masalah justru membuat kita semakin terlibat masalah.
Sedangkan jika kita mengakhiri hidup hanya karena tidak tahan menghadapi beban kehidupan menandakan bahwa kita adalah orang yang tidak beriman akan hari pembalasan.
Jangan dikira setelah mati, semua selesai begitu saja.

Ada kehidupan yang harus dihadapi setelah kematian.
Kehidupan yang jika timbangan amal kebaikan lebih ringan dari timbangan amal kejelekan, akan menyebabkan kita merasakan penderitaan adzab yang sangat pedih.
Derita hidup yang dulu terasa sulit, jika dibandingkan dengan derita kehidupan akhirat sungguh tidak ada apa-apanya.
Maka kita pun akan menyesal mengapa dulu memilih mengakhiri hidup.
Penyesalan yang tidak ada guna dan manfaatnya lagi, karena semua sudah terlambat.

Maka dari itu daripada berbuat yang macam-macam yang justru merugikan diri sendiri, lebih baik ingatlah Allah. Panggil namaNya dalam lantunan do’a. Allah yang Maha Penolong pasti menolong hamba-hambaNya.
Namun kita sebagai hamba pun harus tahu diri dengan menunaikan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya.

Allah SWT berfirman:

“Dan apabila hamba-hambaKu bertanya kepadamu tentang Aku, maka (katakanlah) bahwasanya Aku adalah dekat.
Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo’a apabila ia memohon kepada-Ku,
maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepadaKu,
agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
(QS Al Baqarah: 186)

Allah itu Maha Dekat. Allah mengetahui keadaan hamba-hambaNya.
Allah tahu keadaan hambaNya yang tengah mengalami kesulitan. Karenanya berdo’alah pada Dzat yang Maha Tahu tersebut,
niscaya Dia akan mengabulkan permohonan itu.
Namun tentunya laksanakanlah segala perintah Dzat yang kita butuhkan pertolongannya tersebut.
Jangan jadi orang yang butuh akan pertolonganNya,
namun amal perbuatan yang dilakukan penuh maksiat terhadapNya.

Satu hal yang harus diingat pula, bukan berarti setelah berdo’a kita berhenti berusaha.
Ikhtiar mencari rezeki untuk membayar tumpukan hutang tersebut tetap diperlukan.
Karena Allah SWT tidak akan mengubah kondisi suatu kaum jika kaum tersebut tidak berusaha.